You are here: Home Ekspresimu Puisi Sajak Surat

KOMUNITAS MATAPENA

Sajak Surat

E-mail Print PDF
Sajak Surat Seorang Bapak Kepada Anaknya
S. Sidiq

Setelah sekian lama harapan tak terwujudkan
Impian tak jadi kenyataan
Apalagi yang kau nantikan?
     Pulanglah, Nak
     Sepetak sawah
     Sebidang kebun
     Telah Bapak sediakan
          Pulanglah nak,
          Tinggalkan kebiasaan kota
          O, bukannya dulu pernah kau katakan 
          Tak inginkan kemewahan tapi ketentraman
          Kau idamkan hidup yang tenang
          Di antara sanak kandang pedesaan
               Ya, dulu pernah kau idamkan
               Bersama kokok ayam dini hari
               Mengawali hari-hari
               Gemerisik dedaunan dan ricik air kali
               Melewati hari-hari
          Ya, ya. Kuingat dulu pernah kau katakan
          Kau idamkan hidup yang tenang
          Di antara sanak kandang pedesaan
          Dan bukan bagai sekarang
          Tenggelam dalam kesibukan
          Larut dalam kerasnya persaingan
     Hari-hari lewat tanpa mimpi
     Dan harga diri dipertaruhkan bagi yang tak pasti
     Pulanglah, Nak
     Akui kekalahan dan jangan ingkari kenyataan
     Karena kegagalan bukan suatu yang memalukan
     Tapi untuk ditimbang dan direnungkan
     Dicari titik imbang kemampuan dan kesempatan
O, pulanglah, Nak
Sepetak sawah
Sebidang kebun
Telah Bapak sediakan
Karena siapa tahu
Di sini hidup bagimu digariskan
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
 

Latest Members

Galeri Foto

Berlangganan FEED via email

Enter your email address:

Latest Comments

Who's Online

We have 3 guests online